Pahami Risiko Ibu Hamil Naik Motor

Pahami Risiko Ibu Hamil Naik Motor

ibu hamil naik motor

Banyak yang menganggap bahwa motor adalah alat transportasi yang berisiko tinggi. Hal ini membuat banyak orang menghindari motor sebisa mungkin, khususnya bagi ibu hamil. Tapi, sebenarnya amankah ibu hamil naik motor

Mengendarai motor ketika hamil memang memiliki risikonya tersendiri. Apabila Anda memang memutuskan untuk naik motor ketika hamil, maka ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan. 

Bahaya bagi ibu hamil naik motor

Ada beberapa risiko yang perlu Anda ketahui jika Anda memang memutuskan untuk naik motor. Berikut ini beberapa risiko tersebut: 

  • Risiko kecelakaan lalu lintas

Menurut penelitian, kecelakaan motor lebih sering terjadi apabila dibandingkan dengan kecelakaan mobil. Selain itu, luka yang disebabkan oleh kecelakaan motor juga menjadi luka yang paling sering dialami oleh korban kecelakaan lalu lintas.

Oleh sebab itu, ketahuilah bahwa mengendarai motor memiliki risiko kecelakaan. Pertimbangkan hal ini sebelum Anda memutuskan untuk naik motor saat hamil.

  • Risiko trauma pada perut

Di masa kehamilan, tubuh Anda akan menjadi lebih sensitif, khususnya pada area perut. Seringkali, mengendarai motor akan memicu guncangan atau tabrakan kecil akibat jalanan yang bergelombang.

Hal ini bisa menyebabkan trauma atau cedera pada perut. Ini semakin mungkin terjadi apabila usia kehamilan Anda sudah cukup besar, seperti di trimester ketiga. 

  • Risiko tidak mampu menjaga keseimbangan

Ibu hamil naik motor biasanya mengalami kesulitan untuk menjaga keseimbangan di motor. Ini tentu bisa berbahaya, karena motor hanya memiliki dua roda dan sangat memerlukan keseimbangan. 

Ini juga akan membuat Anda kesulitan untuk mengarahkan kemudi ketika akan melewati belokan, karena persendian dan pusat gravitasi Anda mengalami perubahan selama masa kehamilan. 

Persiapan saat akan mengendarai motor ketika hamil

Apabila ada kondisi tertentu yang tidak memungkinkan Anda untuk menggunakan alternatif kendaraan lain, maka lakukanlah persiapan dengan maksimal sebelum mengendarai motor. Ibu hamil naik motor diharapkan bisa mempersiapkan hal-hal sebagai berikut: 

  • Selalu gunakan helm

Jangan pernah lupa untuk memakai helm ketika mengendarai motor, meski jarak yang ditempuh cukup dekat. Memakai helm adalah kewajiban bagi setiap pengendara motor, baik pengendara yang sedang hamil maupun tidak. 

  • Berkendara saat siang hari

Hindari berkendara di sore atau malam hari. Saat malam hari, pencahayaan di jalanan tidak sama terangnya dengan di siang hari. Ini bisa berbahaya bagi ibu hamil, apalagi jika Anda berkendara seorang diri. 

  • Jangan berkendara saat hujan

Ibu hamil naik motor boleh-boleh saja, tapi pastikan untuk tidak melakukannya di saat hujan. Jalanan cenderung menjadi lebih licin ketika hujan. Ditambah lagi, karena motor tidak memiliki atap seperti mobil, maka Anda berpotensi kehujanan. 

  • Jangan berkendara terlalu lama

Akan lebih baik kalau Anda hanya mengendarai motor untuk jarak yang dekat saja. Jangan berkendara ke lokasi yang jaraknya cukup jauh atau berpotensi terjebak kemacetan. Sebisa mungkin batasi waktu Anda menggunakan motor.

Hal-hal di atas perlu dipertimbangkan sebelum Anda memutuskan untuk mengendarai motor di tengah masa kehamilan. Tapi, ingatlah bahwa mengendarai motor tetap tidak dianjurkan, kecuali dalam keadaan mendesak.

Hindari menaiki motor saat usia kehamilan sudah mencapai trimester ketiga. Konsultasikan pada dokter spesialis kandungan Anda mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan bagi ibu hamil naik motor, untuk menghindari risiko negatif yang tidak diinginkan saat berkendara. 

Leave a Reply