Mengenal TBC Usus dan Pengobatannya

Mengenal TBC Usus dan Pengobatannya

Mengenal TBC usus dan pengobatannya. TBC disebut juga sebagai tuberkulosis, adalah salah satu penyakit infeksi.

Infeksi TBC biasanya terjadi pada paru-paru, Namun, penyakit ini bisa menyebar ke bagian organ lain seperti selaput pembungkus paru, kelenjar getah bening, termasuk usus.

TBC usus juga disebut TBC perut, adalah penyakit jenis TBC yang menyerang sistem pencernaan.

Untuk mewaspadai penyakit satu ini, mari mengenal TBC usus dan pengobatannya.

Apa Itu TBC Usus

TBC usus adalah kondisi sewaktu bakteri mycobacterium tuberculosis menyebabkan infeksi lalu menyebar dan menyerang organ perut, selaput dalam rongga perut, dan usus.

Hal ini disebabkan bakteri penyebab TBC tersebut menyebar ke organ perut melalui darah, getah bening, hingga dahak yang tertelan.

Penyakit ini memiliki risiko terkena lebih tinggi pada orang yang memiliki daya tahan tubuh rendah, kekurangan gizi, penderita diabetes, dan HIV.

Gejala TBC Usus

Gejala yang muncul pada TBC usus seringnya bersifat tidak spesifik sehingga sulit dibedakan dari gejala penyakit usus lainnya.

Tapi, secara umum, gejala TBC umum diantaranya berupa.

  • Sakit perut
  • Penurunan berat badan
  • Demam
  • Konstipasi atau sembelit
  • Diare
  • Pembesaran hati dan limpa
  • Buang air besar berdarah
  • Turunnya nafsu makan

Pada beberapa kasus atau kondisi yang darurat, dapat menyebabkan penyumbatan usus yang disertai dengan gejala seperti perut tegang, muntah, dan terasa ada benjolan di perut.

Selain itu, jika TBC usus yang tidak segera ditangani, akan memicu risisko komplikasi yang berbahaya seperti perforasi, adhesi, pendarahan, dan obstruksi usus.

Apabila mencapai gejala komplikasi atau kondisi darurat tersebut, segera periksakan diri ke dokter.

Bagaimana Mendiagnosis TBC Usus

Dikarenakan gejala yang mirip dengan penyakit pencernaan lainnya, maka sulit untuk mendeteksi penyakit ini hanya berdasarkan gejala.

Oleh karena itu, dokter memerlukan pemeriksaan khusus untuk mendiagnosis TBC usus. Beberapa jenis pemeriksaan khusus itu seperti tes darah, biopsi, endoskopi, radiografi, dan Polymerase Chain Reaction atau PCR.

Pilihan Obat dan Perawatan untuk TBC Usus

Dalam penanganan TBC Usus, lebih cepat Anda diperiksakan ke dokter maka lebih baik. Jika masih belum parah, dokter dapat mengobatinya dengan obat-obatan. Obat-obatan bertujuan agar Anda tidak perlu mengatasi TBC usus dengan operasi.

Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk mengatasi TBC usus.

Obat Anti Tuberkulosis (OAT)

Orang yang menderita TBC bisa menularkan bakteri pada orang yang bisa menghabiskan waktu dengan mereka. 

Maka dari itu, pasien TBC perlu mendapat perawatan dengan meminum OAT sesuai anjuran dokter yang umumnya berlangsung selama 6-9 bulan.

Ada beberapa macam obat anti tuberkulosis yang sering diresepkan dokter, yaitu.

  • Isoniazid (INH)
  • Rifampin (RIF)
  • Ethambutol (EMB)
  • Pyrazinamide (PZA)

Operasi

Apabila sudah mencapai tahap komplikasi, dokter akan menganjurkan operasi untuk mengatasi TBC usus, Ada beberapa prosedur pembedahan yang digunakan untuk mengobati TBC usus, yaitu.

  • enteroenterostomy, memotong bagian usus yang terinfeksi
  • ileocecal resection,  prosedur menghambat TB ileocaecal
  • strictureplasty, mengawetkan usus besar

Gaya Hidup Sehat

Selain obat-obatan, penderita TBC usus juga dianjurkan untuk memiliki gaya hidup yang sehat untuk mendukung perawatan dokter. Berikut ini beberapa contoh gaya hidup yang dianjurkan.

  • Pola makan sehat, seperti porsi makan sedikit tapi lebih sering, minum high protein shake di sela waktu makan, hingga ruting berolahraga
  • Mengelola stres, karena untuk melalui proses pengobatan yang lama akan membuat Anda rentan terkena stres yang bisa memengaruhi proses penyembuhan

Selain itu, Anda juga bisa mencegah penyakit TBC usus dengan menerima vaksin BCG. Vaksin tersebut dapat mencegah TBC untuk anak-anak maupun orang dewasa yang belum pernah mengalami penyakit ini.

Leave a Reply