Gejala Kanker Prostat, Kurangi Risiko dengan Ubah Gaya Hidup

Gejala Kanker Prostat, Kurangi Risiko dengan Ubah Gaya Hidup

Gejala Kanker Prostat, Kurangi Risiko dengan Ubah Gaya Hidup

Gejala kanker prostat harus diwaspadai oleh sebagian besar pria. Prostat terletak di bawah kandung kemih.

Organ ini berupa kelenjar kecil yang menghasilkan semen (air mani) yang memberi nutrisi dan mengangkut sperma.

Dengan potensi itu, tentu Anda akan terpikirkan cara untuk mencegah terkena kanker prostat. Sebuah inisiasi bagus.

Namun, langkah pencegahan belum sepenuhnya dapat membebaskan. Jadi, lebih tepatnya yakni mengurangi risiko.

Karena gejala kanker prostat tidak begitu terlihat pada tahap awal. Mulai akan terasa jika sudah membesar.

Ditandai dengan gejala seperti, kesulitan buang air kecil hingga terdapat darah dalam urine ataupun sperma.

Gejala Kanker Prostat

Kanker prostat umumnya tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Gejala baru muncul ketika prostat mengalami pembengkakan dan mulai memengaruhi uretra. Jika sampai di tahap ini, biasanya ada beberapa gejala umum seperti:

  • Lebih sering buang air kecil, terutama saat malam hari
  • Nyeri atau panas pada penis saat buang air kecil atau ejakulasi
  • Merasa kandung kemih selalu penuh
  • Sulit menahan buang air kecil
  • Tekanan saat mengeluarkan urine berkurang
  • Darah dalam urine atau air mani¬†¬†

Penyebab Kanker Prostat

Umumnya yang menyebabkan kanker prostat yakni terjadinya perubahan sel bersarang di kelenjar prostat.

Adapun penyebab lebih lanjutnya masih belum diketahui pasti. Namun, ada beberapa faktor yang meningkatkan risikonya.

1. Pertambahan Usia

Kanker prostat juga dianggap sebagai penyakit penuaan. Karena akan berkembang seiring bertambahnya usia.

Umumnya mengidap pria berusia sekitar 50 tahun ke atas. Jarang terjadi pada usia sebelum 40 tahun.

2. Keturunan

Jika keluarga Anda memiliki riwayat mengidap kanker prostat, risiko akan terkena dimungkinkan tinggi. Apalagi jika itu dari orang tua Anda.

Sehingga Anda perlu berbicara dengan orang tua untuk memastikannya. Kemudian mulai berkonsultasi dengan dokter untuk langkah penanganan.

3. Pola Makan

Kebiasaan pola makan dan jenis yang dikonsumsi buruk memungkinkan meningkatnya risiko mengidap kanker prostat. 

Karena ini sangat bergantung pada lemak dan protein hewani yang dapat menyebabkan kerusakan DNA dan menyebabkan kanker.

4. Obesitas

Seseorang yang mengalami obesitas mungkin memiliki risiko lebih tinggi dibanding berat badan yang ideal.

Meskipun hasil penelitian masih beragam, orang dengan obesitas membuat kanker cenderung lebih agresif.

Mengubah Gaya Hidup

Berdasarkan penyebab dan faktor peningkatan risiko terkena kanker prostat di atas, Anda mungkin perlu mencoba mengubah gaya hidup.

Ada beberapa hal yang dapat diubah beberapa poin di atas, yakni mengatur pola makan dan menanggulangi obesitas.

Sementara untuk bertambahnya usia dan keturunan, tentu Anda tidak bisa merubah atau bahkan melawannya.

Di sisi lain, dengan pola makan dan gaya hidup sehat, pria yang sudah berisiko tinggi karena usia dan keturunan dapat mengurangi peluang.

Dalam menerapkan hal itu, ada beberapa poin yang akan diulas untuk mencegah munculnya gejala kanker prostat. Berikut simak penjelasannya.

1. Pola Makan Sehat

Beberapa bukti ilmiah menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan yang sehat dapat mengurangi risiko kanker prostat.

Meskipun hasil penelitian beragam dan belum terbukti secara pasti. Namun, dengan pola makan sehat dinilai dapat membantu. Di antaranya seperti:

Makanan Rendah Lemak

Mengurangi jumlah lemak dalam makanan bermanfaat untuk membantu mengontrol berat badan.

Sebuah penelitian lain juga menilai baiknya memilih makanan dengan kandungan lemak nabati daripada hewani. 

Sementara makanan yang mengandung lemak tinggi antara lain daging, minyak zaitun, susu serta keju.

Banyak Konsumsi Sayuran dan Buah

Nutrisi dan vitamin yang terkandung dalam buah-buahan dan sayuran dianggap dapat menurunkan risiko terkena kanker prostat.

Selain itu, diet kaya nutrisi juga dapat membantu memperlambat penyebaran kanker.

Namun, pada intinya dengan banyak mengonsumsi buah dan sayuran dapat membebaskan diri dari makanan berlemak tinggi.

Konsumsi Teh Hijau

Uji klinis menunjukkan bahwa teh hijau dapat membantu pria yang berisiko tinggi terkena kanker prostat menurunkan peluangnya.

Para peneliti telah lama mempelajari hubungan antara teh hijau dan risiko kanker prostat dengan hasil yang beragam.

Tetapi prinsipnya pria yang minum teh hijau atau suplemen ekstrak teh hijau memiliki risiko lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi.

2. Mengontrol Berat Badan

Seperti penjelasan sebelumnya, Obesitas menjadi salah satu risiko tinggi terkena kanker prostat.

Sehingga, menjaga berat badan pada angka yang ideal seiring bertambahnya usia akan mengurangi peningkatan risiko.

Caranya dengan mengurangi jumlah kalori dari makanan dan rutin berolahraga setiap harinya.

3. Berhenti Merokok

Berhenti merokok dapat meningkatkan kesehatan Anda dalam banyak hal. Termasuk menurunkan risiko kanker prostat.

Penderita kanker prostat yang merokok pun lebih memungkinkan penyakitnya kerap alami kambuh.

Belum lagi dampak negatif bagi kesehatan lainnya karena merokok. Jadi, segeralah berhenti dan jalani hidup sehat.

4. Berolahraga Setiap Hari

Studi tentang berolahraga dan risiko kanker prostat sebagian besar menunjukkan adanya penurunan risiko kanker prostat.

Olahraga juga memiliki banyak manfaat kesehatan lainnya dan mengontrol berat badan.

Praktiknya, Anda cukup memulai olahraga yang ringan dan perlahan. Meski hanya berlari sekitar 30 menit, poin pentingnya yakni rutinitas.

5.  Berkonsultasi dengan Dokter

Bagi pria yang termasuk dalam risiko tinggi, baiknya juga berkonsultasi dengan dokter. Guna menambah rekomendasi penanganan.

Memungkinkan pula agar mendapat resep obat untuk dikonsumsi. Seiring menerapkan gaya hidup yang sehat.

Demikian informasi mengenai gejala kanker prostat dan langkah-langkah pencegahan yang bisa Anda waspadai.

Leave a Reply