Cara Mengganti Popok Mamamia

Cara Mengganti Popok Mamamia

Merawat bayi dapat menjadi sebuah hal yang cukup menantang, terutama masalah penggantian popok bayi yang basah atau kotor penuh feses. Bisa dibilang, bagi beberapa orang, mengganti popok mamamia yang kotor bukanlah suatu tanggung jawab yang menyenangkan. Namun hal ini perlu dilakukan berulang kali, mengingat bayi sering mengompol dan buang air besar terutama pada minggu-minggu pertama hidupnya. Faktanya, Anda perlu mengganti popok sekitar 4 hingga 6 popok setiap harinya. Tentu, angka tersebut bukanlah angka yang kecil. Untungnya, mengganti popok yang kotor bukanlah suatu hal yang rumit. Mungkin sedikit tidak nyaman karena bau yang ditimbulkan, namun dengan sedikit latihan Anda bisa melakukannya hanya dalam beberapa menit saja. 

Memiliki perlengkapan bayi yang lengkap akan memudahkan waktu Anda dalam mengganti popok mamamia bayi. Selain itu, bayi juga akan lebih aman. Tentu Anda tidak ingin menghadapi terkena kotoran di seluruh tubuh namun tidak ada tisu basah untuk membersihkannya. Dan Anda tidak ingin meninggalkan bayi saat berada di meja penggantian popok. Sehingga, untuk menghindari mengganti baju karena terkena kotoran, memiliki persiapan yang baik dapat menjadi moto utama Anda sebelum mengganti popok mamamia. Adapun beberapa benda yang perlu dipersiapkan di antaranya adalah:

  • Popok. Tidak peduli apakah Anda menggunakan popok kain atau popok mamamia sekali pakai, memiliki persediaan yang bisa Anda gunakan kapan saja akan memudahkan dan mempercepat waktu mengganti popok. 
  • Tempat yang bersih untuk bayi berbaring. Anda bisa menggunakan handuk, atau pada anti air, atau bahkan “changing pad” di atas meja. Yang penting, Anda perlu mempersiapkan permukaan yang benar-benar bersih dan nyaman untuk digunakan bayi berbaring saat popok mamamia yang ia pakai diganti. Ada baiknya permukaan tersebut mudah untuk dibersihkan sehingga Anda bisa melakukan pembasmian kuman dengan rutin. 
  • Tisu basah. Sangat baik apabila Anda menggunakan tisu basah yang bersifat hypoallergenic yang bebas alkohol dan pewangi. Pada 8 minggu pertama kehidupan anak, banyak dokter anak merekomendasikan menggunakan air hangat dan contton balls untuk membersihkan kulit bayi (dan bukan tisu basah). Air hangat lebih lembut bagi kulit sensitif bayi dibandingkan dengan tisu basah. Anda juga bisa menggunakan tisu basah yang telah dilembapkan dengan air. 
  • Krim ruam popok. Dokter anak dapat merekomendasikan penggunaan krim untuk mencegah terjadinya ruam popok. Bersihkan dan keringkan pantat bayi sebelum Anda mengoleskan krim ini. 

Mungkin akan sedikit sulit untuk mengetahui apakah popok mamamia anak perlu diganti dengan yang baru. Namun, beberapa popok sekali pakai memiliki garis indicator kebasahan yang akan berubah warna menjadi biru ketika penggantian popok perlu dilakukan. Popok juga akan terasa penuh dan berat. Inspeksi visual mencium bau popok juga dapat membantu Anda mengetahui apakan bayi buang air besar atau tidak. Apabila bayi Anda baru lahir, Anda mungkin ingin menghitung seberapa sering penggantian popok mamamia dilakukan. Karena hal ini merupakan sebuah indicator yang baik apakah bayi mendapatkan cukup ASI atau formula guna menunjang tumbuh dan kembangnya yang optimal. 

Anda akan mengganti banyak popok mamamia pada tahun-tahun pertama kehidupan buah hati. Mungkin akan sedikit terdengar cukup menakutkan bagi para orang tua yang baru saja mendapatkan momongan. Namun tidak akan membutuhkan waktu yang lama untuk Anda mahir dalam mengganti popok anak dengan cepat dan nyaman. 

Leave a Reply